Menampilkan Readmore di Jekyll

Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan cuplikan (excerpt) dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di Jekyll, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file layout, khususnya index.html atau home.html.

Buka file index.html atau home.html di folder _layouts atau root blog kamu. Cari bagian yang menampilkan daftar postingan, biasanya seperti ini:

``

Ubah bagian Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan **cuplikan** *(excerpt)* dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di **Jekyll**, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file *layout*, khususnya index.html atau home.html`.

Buka file index.html atau home.html di folder _layouts atau root blog kamu. Cari bagian yang menampilkan daftar postingan, biasanya seperti ini:

{% for post in site.posts% } ` <h2>{{ post.title }}</h2> <p>{{ post.content }}</p> {% endfor %}`

Ubah bagian {{ post.content }} menjadi {{ post.excerpt }} agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "{{ post.url }}">{{ post.title }}</a></h2>
  <p>{{ post.excerpt }}</p>
  <a href= "{{ post.url }}">Read more →</a>
{% endfor %} 

Setelah semua langkah di atas diterapkan, halaman utama blog kamu akan menampilkan cuplikan singkat dari setiap posting. Tampilan jadi lebih bersih, navigasi lebih mudah, dan pembaca bisa memilih tulisan yang ingin mereka baca lebih lanjut. menjadi <p>Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan cuplikan (excerpt) dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di Jekyll, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file layout, khususnya index.html atau home.html.</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/readmore-posting-blog-jekyll/">Menampilkan Readmore di Jekyll</a></h2>
  <p><p>Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan <strong>cuplikan</strong> <em>(excerpt)</em> dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di <strong>Jekyll</strong>, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file <em>layout</em>, khususnya <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code> atau <code class="language-plaintext highlighter-rouge">home.html</code>.</p>

</p>
  <a href= "/readmore-posting-blog-jekyll/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.</p>

<h3 id="1-️-kurangi-tidur-bangun-lebih-awal-bangkit-lebih-sadar">1. 🛏️ Kurangi Tidur: Bangun Lebih Awal, Bangkit Lebih Sadar</h3>

<p>Tidur memang kebutuhan biologis, tapi berlebihan dalam tidur bisa membuat jiwa malas dan pikiran tumpul. Bangun lebih awal memberi ruang untuk refleksi, ibadah, atau sekadar menikmati keheningan pagi yang menenangkan. Dalam tradisi spiritual, waktu sebelum fajar adalah saat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyusun niat harian.</p>

<p>“Bangunlah sebelum dunia terbangun, agar hatimu tak ikut tertidur.”</p>

<h3 id="2-️-kurangi-makan-menyisakan-ruang-untuk-kesadaran">2. 🍽️ Kurangi Makan: Menyisakan Ruang untuk Kesadaran</h3>

<p>Makan secukupnya bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk hati. Perut yang terlalu kenyang cenderung membuat kita malas, sulit fokus, dan bahkan menumpulkan rasa empati. Dengan mengurangi makan, kita belajar mengendalikan nafsu dan memberi ruang bagi kesadaran akan nikmat yang sering kita abaikan.</p>

<p>“Makanlah untuk hidup, bukan hidup untuk makan.”</p>

<h3 id="3-️-kurangi-bertemu-orang-menemukan-diri-dalam-kesendirian">3. 🧍‍♂️ Kurangi Bertemu Orang: Menemukan Diri dalam Kesendirian</h3>

<p>Interaksi sosial adalah bagian penting dari kehidupan, namun terlalu sering bertemu orang bisa membuat kita kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Kesendirian yang sehat bukanlah kesepian, melainkan ruang untuk merenung, mengevaluasi, dan menyusun ulang arah hidup. Di sana, kita bisa mendengar suara hati yang sering tenggelam dalam keramaian.</p>

<p>“Kadang, kita perlu menjauh dari keramaian untuk mendekat pada kebenaran.”</p>

<h3 id="4-️-kurangi-bicara-diam-yang-menyembuhkan">4. 🗣️ Kurangi Bicara: Diam yang Menyembuhkan</h3>

<p>Bicara adalah ekspresi, tapi terlalu banyak bicara bisa menjadi pelarian dari ketidaknyamanan batin. Dengan mengurangi bicara, kita belajar mendengar—baik kepada orang lain, kepada alam, maupun kepada suara hati sendiri. Diam bukan berarti pasif, melainkan aktif dalam menyerap, memahami, dan menyembuhkan.</p>

<p>“Diam adalah bahasa jiwa yang paling jujur.”</p>

<h2 id="-penutup-jalan-sunyi-menuju-kebeningan">🌸 Penutup: Jalan Sunyi Menuju Kebeningan</h2>

<p>Empat pengurangan ini bukanlah bentuk pelarian, melainkan jalan pulang. Jalan menuju hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan hidup yang lebih bermakna. Dalam sunyi, kita menemukan gema kebenaran. Dalam pengurangan, kita menemukan kelimpahan.</p>

<p>Jika kamu merasa dunia terlalu riuh, mungkin saatnya untuk mengurangi. Bukan untuk menghilang, tapi untuk kembali.</p>
` menjadi `<p>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/ingin-memiliki-hati-yang-bersih-Copy/">Empat Pengurangan untuk Membersihkan Hati</a></h2>
  <p><p>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.</p>

</p>
  <a href= "/ingin-memiliki-hati-yang-bersih-Copy/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p><strong>Indeks Perkembangan Harga (IPH)</strong> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>

<p><strong>Apa itu IPH?</strong></p>

<ul>
  <li>IPH adalah indeks yang mengukur perubahan harga <strong>20 komoditas pangan utama</strong> yang berdampak langsung pada masyarakat.</li>
  <li>Data IPH dikumpulkan melalui sistem <strong>SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok)</strong> dan dianalisis oleh BPS serta Kemendagri.</li>
  <li>IPH bukan sekadar angka statistik—Sekjen Kemendagri menekankan bahwa kenaikan IPH mencerminkan beban nyata yang dirasakan masyarakat, bukan hanya warna merah atau hijau di dashboard</li>
</ul>

<p><strong>Rapat Mingguan IPH</strong></p>

<p>Rapat ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah (Pemda) setiap minggu, biasanya dipimpin langsung oleh Mendagri atau Sekjen Kemendagri.</p>

<p>Tujuannya adalah:</p>
<ul>
  <li>Mengidentifikasi daerah dengan IPH tinggi.</li>
  <li>Mendorong Pemda mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga.</li>
  <li>Menyusun strategi pengendalian inflasi berbasis data aktual mingguan.</li>
</ul>
` menjadi `<p><strong>Indeks Perkembangan Harga (IPH)</strong> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/indeks-perkembangan-harga-iph/">Indeks Perkembangan Harga</a></h2>
  <p><p><strong>Indeks Perkembangan Harga (IPH)</strong> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>

</p>
  <a href= "/indeks-perkembangan-harga-iph/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p><strong>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)</strong> baru saja diresmikan pada <strong>24 September 2025</strong> di <strong>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis</strong>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <strong>BPS Provinsi Sumatera Barat</strong> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.</p>

<p><strong>Peresmian Pojok Statistik UNAND</strong> dihadiri langsung oleh <strong>Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi</strong> dan <strong>Kepala BPS RI, Prof. Dr. Amalia Adininggar Widyasanti</strong>, yang juga memberikan kuliah umum bertema <em>“Menelisik Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”</em>.</p>

<p>Peresmian Pojok Statistik UNAND ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk:</p>

<ul>
  <li>Mengakses data statistik resmi BPS.</li>
  <li>Belajar membuat infografis, analisis data, dan publikasi statistik.</li>
  <li>Terlibat dalam kegiatan MBKM seperti magang, KKN tematik, dan MAHA CANTIK.</li>
</ul>
` menjadi `<p><strong>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)</strong> baru saja diresmikan pada <strong>24 September 2025</strong> di <strong>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis</strong>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <strong>BPS Provinsi Sumatera Barat</strong> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/peresmian-pojok-statistik-unand/">Peresmian Pojok Statistik Universitas Andalas (UNAND)</a></h2>
  <p><p><strong>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)</strong> baru saja diresmikan pada <strong>24 September 2025</strong> di <strong>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis</strong>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <strong>BPS Provinsi Sumatera Barat</strong> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.</p>

</p>
  <a href= "/peresmian-pojok-statistik-unand/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>Evaluasi Data Harga</p>
<ol>
  <li>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.</li>
  <li>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.</li>
  <li>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.</li>
  <li>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.</li>
  <li>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.</li>
</ol>

<p>Tindaklanjut komoditas tidur</p>
<ol>
  <li>Konfirmasi untuk memastikan</li>
  <li>Terutama untuk komoditas yang secara kasat mata harusnya sudah mengalami perubahan harga dibandingkan kondisi tahun 2022</li>
  <li>Sebagai bahan evaluasi petugas</li>
</ol>
` menjadi `<p>Evaluasi Data Harga</p>
<ol>
  <li>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.</li>
  <li>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.</li>
  <li>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.</li>
  <li>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.</li>
  <li>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.</li>
</ol>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/evaluasi-data-harga/">Evaluasi Data Harga</a></h2>
  <p><p>Evaluasi Data Harga</p>
<ol>
  <li>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.</li>
  <li>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.</li>
  <li>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.</li>
  <li>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.</li>
  <li>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.</li>
</ol>

</p>
  <a href= "/evaluasi-data-harga/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>HAl-hal yang perlu disiapkan</p>

<ol>
  <li>Jadwal pembinaan agen
    <ul>
      <li>apakah sama dengan MBKM</li>
      <li>materi pembinaan agen</li>
    </ul>
  </li>
  <li>
    <p>Kunjungan dari BPS sebagai pembina
Sama no 2 dan 3</p>
  </li>
  <li>Jadwal pengawasan/ asistensi/kunjungan ke pojok</li>
</ol>
` menjadi `<p>HAl-hal yang perlu disiapkan</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/laporan-pojok-statistik-2025-Copy/">Laporan Pojok Statistik</a></h2>
  <p><p>HAl-hal yang perlu disiapkan</p>

</p>
  <a href= "/laporan-pojok-statistik-2025-Copy/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.</p>

<ol>
  <li>Kurangi gula</li>
  <li>Kurang garam</li>
  <li>Kurangi lemak</li>
  <li>Kurangi makan</li>
</ol>
` menjadi `<p>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/kurangi-untuk-kesehatan/">Kurangi untuk Kesehatan</a></h2>
  <p><p>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.</p>

</p>
  <a href= "/kurangi-untuk-kesehatan/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <em>update</em>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <em>frontend</em> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.</p>

<ol>
  <li>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>pages build and deployment</em> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>update file</em> <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<em>update file</em> ini karena saya pikir <em>file</em> dibaca pertama kali saat membaca web.</li>
</ol>

<p>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.</p>
` menjadi `<p>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <em>update</em>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <em>frontend</em> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.</p>

<ol>
  <li>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>pages build and deployment</em> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>update file</em> <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<em>update file</em> ini karena saya pikir <em>file</em> dibaca pertama kali saat membaca web.</li>
</ol>

<p>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.</p>
` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/blog-tidak-update/">Blog Tidak Update</a></h2>
  <p><p>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <em>update</em>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <em>frontend</em> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.</p>

<ol>
  <li>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>pages build and deployment</em> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>update file</em> <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<em>update file</em> ini karena saya pikir <em>file</em> dibaca pertama kali saat membaca web.</li>
</ol>

<p>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.</p>
</p>
  <a href= "/blog-tidak-update/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <em>update</em> kembali.</p>

<p>Kutipan bijak berikut ini akan saya jadikan pegangan sebagai awal dimulainya blogging ini :</p>
<blockquote>
  <p>“Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah.” —Lao Tzu</p>
</blockquote>

<h3 id="jekyll">Jekyll</h3>
<p>Blog ini saya buat hari ini. Dibuat menggunakan <a href="https://www.jekyllnow.com/">Jekyll</a>, salah satu CMS statis tanpa <em>database</em>. <em>Hosting</em> blog ini saya tempatkan di <a href="https://github.com/">Github</a>..</p>
` menjadi `<p>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <em>update</em> kembali.</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/mencoba-aktif-blogging-lagi/">Mencoba Aktif Blogging Lagi</a></h2>
  <p><p>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <em>update</em> kembali.</p>

</p>
  <a href= "/mencoba-aktif-blogging-lagi/">Read more →</a>
`


Ubah bagian `<p>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:</p>

<ol>
  <li>Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan. (Immam Syafe’i)</li>
  <li>Jika kamu tidak berjalan sekarang, maka kamu akan berlari esok hari.</li>
  <li>Jika kamu tidak melakukan yang terbaik maka kamu tidak akan mendapatkan hasil yang terbaik.</li>
  <li>Kerjakan saja dulu, tidak usah dipikirkan hasilnya, nanti juga selesai.</li>
</ol>

<p>Next you can update your site name, avatar and other options using the _config.yml file in the root of your repository (shown below).</p>

<p><img src="/images/config.png" alt="_config.yml" /></p>

<p>The easiest way to make your first post is to edit this one. Go into /_posts/ and update the Hello World markdown file. For more instructions head over to the <a href="https://github.com/barryclark/jekyll-now">Jekyll Now repository</a> on GitHub.</p>
` menjadi `<p>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:</p>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <h2><a href= "/kata-bijak/">Kata Bijak Pegangan Hidup</a></h2>
  <p><p>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:</p>

</p>
  <a href= "/kata-bijak/">Read more →</a>
 

Setelah semua langkah di atas diterapkan, halaman utama blog kamu akan menampilkan cuplikan singkat dari setiap posting. Tampilan jadi lebih bersih, navigasi lebih mudah, dan pembaca bisa memilih tulisan yang ingin mereka baca lebih lanjut.

Written on October 12, 2025