<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" ><generator uri="https://jekyllrb.com/" version="3.10.0">Jekyll</generator><link href="https://r-stats.github.io/feed.xml" rel="self" type="application/atom+xml" /><link href="https://r-stats.github.io/" rel="alternate" type="text/html" /><updated>2025-10-12T17:03:43+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/feed.xml</id><title type="html">R-Stats</title><subtitle>Catatan</subtitle><entry><title type="html">Menampilkan Readmore di Jekyll</title><link href="https://r-stats.github.io/readmore-posting-blog-jekyll/" rel="alternate" type="text/html" title="Menampilkan Readmore di Jekyll" /><published>2025-10-12T00:00:00+00:00</published><updated>2025-10-12T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/readmore-posting-blog-jekyll</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/readmore-posting-blog-jekyll/"><![CDATA[<p>Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan <strong>cuplikan</strong> <em>(excerpt)</em> dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di <strong>Jekyll</strong>, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file <em>layout</em>, khususnya <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code> atau <code class="language-plaintext highlighter-rouge">home.html</code>.</p>

<p>Buka file <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code> atau <code class="language-plaintext highlighter-rouge">home.html</code> di folder <code class="language-plaintext highlighter-rouge">_layouts</code> atau root blog kamu. Cari bagian yang menampilkan daftar postingan, biasanya seperti ini:</p>

<p>``</p>

<p>Ubah bagian <code class="language-plaintext highlighter-rouge">Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan **cuplikan** *(excerpt)* dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di **Jekyll**, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file *layout*, khususnya </code>index.html<code class="language-plaintext highlighter-rouge"> atau </code>home.html`.</p>

<p>Buka file <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code> atau <code class="language-plaintext highlighter-rouge">home.html</code> di folder <code class="language-plaintext highlighter-rouge">_layouts</code> atau root blog kamu. Cari bagian yang menampilkan daftar postingan, biasanya seperti ini:</p>

<p><code class="language-plaintext highlighter-rouge">{% for post in site.posts% }</code>
`  &lt;h2&gt;<a href="{{ post.url }}">{{ post.title }}</a>&lt;/h2&gt;<code class="language-plaintext highlighter-rouge">
</code>  &lt;p&gt;{{ post.content }}&lt;/p&gt;<code class="language-plaintext highlighter-rouge">
</code>{% endfor %}`</p>

<p>Ubah bagian <code class="language-plaintext highlighter-rouge">{{ post.content }}</code> menjadi <code class="language-plaintext highlighter-rouge">{{ post.excerpt }}</code> agar hanya cuplikan yang ditampilkan:</p>

<div class="language-html highlighter-rouge"><div class="highlight"><pre class="highlight"><code>{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"{{ post.url }}"</span><span class="nt">&gt;</span>{{ post.title }}<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;</span>{{ post.excerpt }}<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"{{ post.url }}"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
{% endfor %} 
</code></pre></div></div>

<p>Setelah semua langkah di atas diterapkan, halaman utama blog kamu akan menampilkan cuplikan singkat dari setiap posting. Tampilan jadi lebih bersih, navigasi lebih mudah, dan pembaca bisa memilih tulisan yang ingin mereka baca lebih lanjut.<code class="language-plaintext highlighter-rouge"> menjadi </code>&lt;p&gt;Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan <strong>cuplikan</strong> <em>(excerpt)</em> dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di <strong>Jekyll</strong>, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file <em>layout</em>, khususnya <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code> atau <code class="language-plaintext highlighter-rouge">home.html</code>.&lt;/p&gt;</p>

<p>` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:</p>

<div class="language-html highlighter-rouge"><div class="highlight"><pre class="highlight"><code>{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/readmore-posting-blog-jekyll/"</span><span class="nt">&gt;</span>Menampilkan Readmore di Jekyll<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>cuplikan<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> <span class="nt">&lt;em&gt;</span>(excerpt)<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>Jekyll<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span>, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file <span class="nt">&lt;em&gt;</span>layout<span class="nt">&lt;/em&gt;</span>, khususnya <span class="nt">&lt;code</span> <span class="na">class=</span><span class="s">"language-plaintext highlighter-rouge"</span><span class="nt">&gt;</span>index.html<span class="nt">&lt;/code&gt;</span> atau <span class="nt">&lt;code</span> <span class="na">class=</span><span class="s">"language-plaintext highlighter-rouge"</span><span class="nt">&gt;</span>home.html<span class="nt">&lt;/code&gt;</span>.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/readmore-posting-blog-jekyll/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;h3</span> <span class="na">id=</span><span class="s">"1-️-kurangi-tidur-bangun-lebih-awal-bangkit-lebih-sadar"</span><span class="nt">&gt;</span>1. 🛏️ Kurangi Tidur: Bangun Lebih Awal, Bangkit Lebih Sadar<span class="nt">&lt;/h3&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Tidur memang kebutuhan biologis, tapi berlebihan dalam tidur bisa membuat jiwa malas dan pikiran tumpul. Bangun lebih awal memberi ruang untuk refleksi, ibadah, atau sekadar menikmati keheningan pagi yang menenangkan. Dalam tradisi spiritual, waktu sebelum fajar adalah saat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyusun niat harian.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>“Bangunlah sebelum dunia terbangun, agar hatimu tak ikut tertidur.”<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;h3</span> <span class="na">id=</span><span class="s">"2-️-kurangi-makan-menyisakan-ruang-untuk-kesadaran"</span><span class="nt">&gt;</span>2. 🍽️ Kurangi Makan: Menyisakan Ruang untuk Kesadaran<span class="nt">&lt;/h3&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Makan secukupnya bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk hati. Perut yang terlalu kenyang cenderung membuat kita malas, sulit fokus, dan bahkan menumpulkan rasa empati. Dengan mengurangi makan, kita belajar mengendalikan nafsu dan memberi ruang bagi kesadaran akan nikmat yang sering kita abaikan.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>“Makanlah untuk hidup, bukan hidup untuk makan.”<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;h3</span> <span class="na">id=</span><span class="s">"3-️-kurangi-bertemu-orang-menemukan-diri-dalam-kesendirian"</span><span class="nt">&gt;</span>3. 🧍‍♂️ Kurangi Bertemu Orang: Menemukan Diri dalam Kesendirian<span class="nt">&lt;/h3&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Interaksi sosial adalah bagian penting dari kehidupan, namun terlalu sering bertemu orang bisa membuat kita kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Kesendirian yang sehat bukanlah kesepian, melainkan ruang untuk merenung, mengevaluasi, dan menyusun ulang arah hidup. Di sana, kita bisa mendengar suara hati yang sering tenggelam dalam keramaian.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>“Kadang, kita perlu menjauh dari keramaian untuk mendekat pada kebenaran.”<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;h3</span> <span class="na">id=</span><span class="s">"4-️-kurangi-bicara-diam-yang-menyembuhkan"</span><span class="nt">&gt;</span>4. 🗣️ Kurangi Bicara: Diam yang Menyembuhkan<span class="nt">&lt;/h3&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Bicara adalah ekspresi, tapi terlalu banyak bicara bisa menjadi pelarian dari ketidaknyamanan batin. Dengan mengurangi bicara, kita belajar mendengar—baik kepada orang lain, kepada alam, maupun kepada suara hati sendiri. Diam bukan berarti pasif, melainkan aktif dalam menyerap, memahami, dan menyembuhkan.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>“Diam adalah bahasa jiwa yang paling jujur.”<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;h2</span> <span class="na">id=</span><span class="s">"-penutup-jalan-sunyi-menuju-kebeningan"</span><span class="nt">&gt;</span>🌸 Penutup: Jalan Sunyi Menuju Kebeningan<span class="nt">&lt;/h2&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Empat pengurangan ini bukanlah bentuk pelarian, melainkan jalan pulang. Jalan menuju hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan hidup yang lebih bermakna. Dalam sunyi, kita menemukan gema kebenaran. Dalam pengurangan, kita menemukan kelimpahan.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Jika kamu merasa dunia terlalu riuh, mungkin saatnya untuk mengurangi. Bukan untuk menghilang, tapi untuk kembali.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/ingin-memiliki-hati-yang-bersih-Copy/"</span><span class="nt">&gt;</span>Empat Pengurangan untuk Membersihkan Hati<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/ingin-memiliki-hati-yang-bersih-Copy/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Indeks Perkembangan Harga (IPH)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Apa itu IPH?<span class="nt">&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ul&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>IPH adalah indeks yang mengukur perubahan harga <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>20 komoditas pangan utama<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> yang berdampak langsung pada masyarakat.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Data IPH dikumpulkan melalui sistem <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dan dianalisis oleh BPS serta Kemendagri.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>IPH bukan sekadar angka statistik—Sekjen Kemendagri menekankan bahwa kenaikan IPH mencerminkan beban nyata yang dirasakan masyarakat, bukan hanya warna merah atau hijau di dashboard<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ul&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Rapat Mingguan IPH<span class="nt">&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Rapat ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah (Pemda) setiap minggu, biasanya dipimpin langsung oleh Mendagri atau Sekjen Kemendagri.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Tujuannya adalah:<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;ul&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Mengidentifikasi daerah dengan IPH tinggi.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Mendorong Pemda mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Menyusun strategi pengendalian inflasi berbasis data aktual mingguan.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ul&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Indeks Perkembangan Harga (IPH)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/indeks-perkembangan-harga-iph/"</span><span class="nt">&gt;</span>Indeks Perkembangan Harga<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Indeks Perkembangan Harga (IPH)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/indeks-perkembangan-harga-iph/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> baru saja diresmikan pada <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>24 September 2025<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> di <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>BPS Provinsi Sumatera Barat<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Peresmian Pojok Statistik UNAND<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dihadiri langsung oleh <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dan <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>Kepala BPS RI, Prof. Dr. Amalia Adininggar Widyasanti<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span>, yang juga memberikan kuliah umum bertema <span class="nt">&lt;em&gt;</span>“Menelisik Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”<span class="nt">&lt;/em&gt;</span>.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Peresmian Pojok Statistik UNAND ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk:<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ul&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Mengakses data statistik resmi BPS.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Belajar membuat infografis, analisis data, dan publikasi statistik.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Terlibat dalam kegiatan MBKM seperti magang, KKN tematik, dan MAHA CANTIK.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ul&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> baru saja diresmikan pada <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>24 September 2025<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> di <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>BPS Provinsi Sumatera Barat<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/peresmian-pojok-statistik-unand/"</span><span class="nt">&gt;</span>Peresmian Pojok Statistik Universitas Andalas (UNAND)<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;</span>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> baru saja diresmikan pada <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>24 September 2025<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> di <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <span class="nt">&lt;strong&gt;</span>BPS Provinsi Sumatera Barat<span class="nt">&lt;/strong&gt;</span> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/peresmian-pojok-statistik-unand/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Evaluasi Data Harga<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Tindaklanjut komoditas tidur<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Konfirmasi untuk memastikan<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Terutama untuk komoditas yang secara kasat mata harusnya sudah mengalami perubahan harga dibandingkan kondisi tahun 2022<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Sebagai bahan evaluasi petugas<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Evaluasi Data Harga<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/evaluasi-data-harga/"</span><span class="nt">&gt;</span>Evaluasi Data Harga<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Evaluasi Data Harga<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/evaluasi-data-harga/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>HAl-hal yang perlu disiapkan<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Jadwal pembinaan agen
    <span class="nt">&lt;ul&gt;</span>
      <span class="nt">&lt;li&gt;</span>apakah sama dengan MBKM<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
      <span class="nt">&lt;li&gt;</span>materi pembinaan agen<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
    <span class="nt">&lt;/ul&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>
    <span class="nt">&lt;p&gt;</span>Kunjungan dari BPS sebagai pembina
Sama no 2 dan 3<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Jadwal pengawasan/ asistensi/kunjungan ke pojok<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>HAl-hal yang perlu disiapkan<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/laporan-pojok-statistik-2025-Copy/"</span><span class="nt">&gt;</span>Laporan Pojok Statistik<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>HAl-hal yang perlu disiapkan<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/laporan-pojok-statistik-2025-Copy/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Kurangi gula<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Kurang garam<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Kurangi lemak<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Kurangi makan<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/kurangi-untuk-kesehatan/"</span><span class="nt">&gt;</span>Kurangi untuk Kesehatan<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/kurangi-untuk-kesehatan/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update<span class="nt">&lt;/em&gt;</span>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <span class="nt">&lt;em&gt;</span>frontend<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan <span class="nt">&lt;em&gt;</span>pages build and deployment<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> <span class="nt">&lt;code</span> <span class="na">class=</span><span class="s">"language-plaintext highlighter-rouge"</span><span class="nt">&gt;</span>index.html<span class="nt">&lt;/code&gt;</span>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<span class="nt">&lt;em&gt;</span>update file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> ini karena saya pikir <span class="nt">&lt;em&gt;</span>file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> dibaca pertama kali saat membaca web.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update<span class="nt">&lt;/em&gt;</span>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <span class="nt">&lt;em&gt;</span>frontend<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan <span class="nt">&lt;em&gt;</span>pages build and deployment<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> <span class="nt">&lt;code</span> <span class="na">class=</span><span class="s">"language-plaintext highlighter-rouge"</span><span class="nt">&gt;</span>index.html<span class="nt">&lt;/code&gt;</span>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<span class="nt">&lt;em&gt;</span>update file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> ini karena saya pikir <span class="nt">&lt;em&gt;</span>file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> dibaca pertama kali saat membaca web.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/blog-tidak-update/"</span><span class="nt">&gt;</span>Blog Tidak Update<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update<span class="nt">&lt;/em&gt;</span>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <span class="nt">&lt;em&gt;</span>frontend<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan <span class="nt">&lt;em&gt;</span>pages build and deployment<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Melakukan <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> <span class="nt">&lt;code</span> <span class="na">class=</span><span class="s">"language-plaintext highlighter-rouge"</span><span class="nt">&gt;</span>index.html<span class="nt">&lt;/code&gt;</span>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<span class="nt">&lt;em&gt;</span>update file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> ini karena saya pikir <span class="nt">&lt;em&gt;</span>file<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> dibaca pertama kali saat membaca web.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/blog-tidak-update/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> kembali.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Kutipan bijak berikut ini akan saya jadikan pegangan sebagai awal dimulainya blogging ini :<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;blockquote&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;</span>“Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah.” —Lao Tzu<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/blockquote&gt;</span>

<span class="nt">&lt;h3</span> <span class="na">id=</span><span class="s">"jekyll"</span><span class="nt">&gt;</span>Jekyll<span class="nt">&lt;/h3&gt;</span>
<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Blog ini saya buat hari ini. Dibuat menggunakan <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href=</span><span class="s">"https://www.jekyllnow.com/"</span><span class="nt">&gt;</span>Jekyll<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>, salah satu CMS statis tanpa <span class="nt">&lt;em&gt;</span>database<span class="nt">&lt;/em&gt;</span>. <span class="nt">&lt;em&gt;</span>Hosting<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> blog ini saya tempatkan di <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href=</span><span class="s">"https://github.com/"</span><span class="nt">&gt;</span>Github<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>..<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> kembali.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/mencoba-aktif-blogging-lagi/"</span><span class="nt">&gt;</span>Mencoba Aktif Blogging Lagi<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <span class="nt">&lt;em&gt;</span>update<span class="nt">&lt;/em&gt;</span> kembali.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/mencoba-aktif-blogging-lagi/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
`


Ubah bagian `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;ol&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan. (Immam Syafe’i)<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Jika kamu tidak berjalan sekarang, maka kamu akan berlari esok hari.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Jika kamu tidak melakukan yang terbaik maka kamu tidak akan mendapatkan hasil yang terbaik.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;li&gt;</span>Kerjakan saja dulu, tidak usah dipikirkan hasilnya, nanti juga selesai.<span class="nt">&lt;/li&gt;</span>
<span class="nt">&lt;/ol&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Next you can update your site name, avatar and other options using the _config.yml file in the root of your repository (shown below).<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;&lt;img</span> <span class="na">src=</span><span class="s">"/images/config.png"</span> <span class="na">alt=</span><span class="s">"_config.yml"</span> <span class="nt">/&gt;&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;p&gt;</span>The easiest way to make your first post is to edit this one. Go into /_posts/ and update the Hello World markdown file. For more instructions head over to the <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href=</span><span class="s">"https://github.com/barryclark/jekyll-now"</span><span class="nt">&gt;</span>Jekyll Now repository<span class="nt">&lt;/a&gt;</span> on GitHub.<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
` menjadi `<span class="nt">&lt;p&gt;</span>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

` agar hanya cuplikan yang ditampilkan:

```html
{ % for post in site,posts % }
  <span class="nt">&lt;h2&gt;&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/kata-bijak/"</span><span class="nt">&gt;</span>Kata Bijak Pegangan Hidup<span class="nt">&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;p&gt;&lt;p&gt;</span>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>

<span class="nt">&lt;/p&gt;</span>
  <span class="nt">&lt;a</span> <span class="na">href= </span><span class="s">"/kata-bijak/"</span><span class="nt">&gt;</span>Read more →<span class="nt">&lt;/a&gt;</span>
 
</code></pre></div></div>

<p>Setelah semua langkah di atas diterapkan, halaman utama blog kamu akan menampilkan cuplikan singkat dari setiap posting. Tampilan jadi lebih bersih, navigasi lebih mudah, dan pembaca bisa memilih tulisan yang ingin mereka baca lebih lanjut.</p>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Salah satu hal yang membuat tampilan blog lebih rapi dan mudah dinavigasi adalah menampilkan cuplikan (excerpt) dari setiap posting di halaman utama, bukan seluruh isi tulisan. Di Jekyll, hal ini bisa dilakukan dengan sedikit modifikasi pada file layout, khususnya index.html atau home.html.]]></summary></entry><entry><title type="html">Indeks Perkembangan Harga</title><link href="https://r-stats.github.io/indeks-perkembangan-harga-iph/" rel="alternate" type="text/html" title="Indeks Perkembangan Harga" /><published>2025-10-10T00:00:00+00:00</published><updated>2025-10-10T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/indeks-perkembangan-harga-iph</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/indeks-perkembangan-harga-iph/"><![CDATA[<p><strong>Indeks Perkembangan Harga (IPH)</strong> dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>

<p><strong>Apa itu IPH?</strong></p>

<ul>
  <li>IPH adalah indeks yang mengukur perubahan harga <strong>20 komoditas pangan utama</strong> yang berdampak langsung pada masyarakat.</li>
  <li>Data IPH dikumpulkan melalui sistem <strong>SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok)</strong> dan dianalisis oleh BPS serta Kemendagri.</li>
  <li>IPH bukan sekadar angka statistik—Sekjen Kemendagri menekankan bahwa kenaikan IPH mencerminkan beban nyata yang dirasakan masyarakat, bukan hanya warna merah atau hijau di dashboard</li>
</ul>

<p><strong>Rapat Mingguan IPH</strong></p>

<p>Rapat ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah (Pemda) setiap minggu, biasanya dipimpin langsung oleh Mendagri atau Sekjen Kemendagri.</p>

<p>Tujuannya adalah:</p>
<ul>
  <li>Mengidentifikasi daerah dengan IPH tinggi.</li>
  <li>Mendorong Pemda mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga.</li>
  <li>Menyusun strategi pengendalian inflasi berbasis data aktual mingguan.</li>
</ul>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Indeks Perkembangan Harga (IPH) dibahas secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat koordinasi mingguan pengendalian inflasi. IPH ini menjadi alat pemantauan harga komoditas pangan strategis di daerah, dan digunakan untuk menilai seberapa besar tekanan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.]]></summary></entry><entry><title type="html">Empat Pengurangan untuk Membersihkan Hati</title><link href="https://r-stats.github.io/ingin-memiliki-hati-yang-bersih-Copy/" rel="alternate" type="text/html" title="Empat Pengurangan untuk Membersihkan Hati" /><published>2025-10-10T00:00:00+00:00</published><updated>2025-10-10T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/ingin-memiliki-hati-yang-bersih%20-%20Copy</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/ingin-memiliki-hati-yang-bersih-Copy/"><![CDATA[<p>Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.</p>

<h3 id="1-️-kurangi-tidur-bangun-lebih-awal-bangkit-lebih-sadar">1. 🛏️ Kurangi Tidur: Bangun Lebih Awal, Bangkit Lebih Sadar</h3>

<p>Tidur memang kebutuhan biologis, tapi berlebihan dalam tidur bisa membuat jiwa malas dan pikiran tumpul. Bangun lebih awal memberi ruang untuk refleksi, ibadah, atau sekadar menikmati keheningan pagi yang menenangkan. Dalam tradisi spiritual, waktu sebelum fajar adalah saat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyusun niat harian.</p>

<p>“Bangunlah sebelum dunia terbangun, agar hatimu tak ikut tertidur.”</p>

<h3 id="2-️-kurangi-makan-menyisakan-ruang-untuk-kesadaran">2. 🍽️ Kurangi Makan: Menyisakan Ruang untuk Kesadaran</h3>

<p>Makan secukupnya bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk hati. Perut yang terlalu kenyang cenderung membuat kita malas, sulit fokus, dan bahkan menumpulkan rasa empati. Dengan mengurangi makan, kita belajar mengendalikan nafsu dan memberi ruang bagi kesadaran akan nikmat yang sering kita abaikan.</p>

<p>“Makanlah untuk hidup, bukan hidup untuk makan.”</p>

<h3 id="3-️-kurangi-bertemu-orang-menemukan-diri-dalam-kesendirian">3. 🧍‍♂️ Kurangi Bertemu Orang: Menemukan Diri dalam Kesendirian</h3>

<p>Interaksi sosial adalah bagian penting dari kehidupan, namun terlalu sering bertemu orang bisa membuat kita kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Kesendirian yang sehat bukanlah kesepian, melainkan ruang untuk merenung, mengevaluasi, dan menyusun ulang arah hidup. Di sana, kita bisa mendengar suara hati yang sering tenggelam dalam keramaian.</p>

<p>“Kadang, kita perlu menjauh dari keramaian untuk mendekat pada kebenaran.”</p>

<h3 id="4-️-kurangi-bicara-diam-yang-menyembuhkan">4. 🗣️ Kurangi Bicara: Diam yang Menyembuhkan</h3>

<p>Bicara adalah ekspresi, tapi terlalu banyak bicara bisa menjadi pelarian dari ketidaknyamanan batin. Dengan mengurangi bicara, kita belajar mendengar—baik kepada orang lain, kepada alam, maupun kepada suara hati sendiri. Diam bukan berarti pasif, melainkan aktif dalam menyerap, memahami, dan menyembuhkan.</p>

<p>“Diam adalah bahasa jiwa yang paling jujur.”</p>

<h2 id="-penutup-jalan-sunyi-menuju-kebeningan">🌸 Penutup: Jalan Sunyi Menuju Kebeningan</h2>

<p>Empat pengurangan ini bukanlah bentuk pelarian, melainkan jalan pulang. Jalan menuju hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan hidup yang lebih bermakna. Dalam sunyi, kita menemukan gema kebenaran. Dalam pengurangan, kita menemukan kelimpahan.</p>

<p>Jika kamu merasa dunia terlalu riuh, mungkin saatnya untuk mengurangi. Bukan untuk menghilang, tapi untuk kembali.</p>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising dan serba cepat, banyak dari kita merasa kehilangan arah, terjebak dalam rutinitas yang menguras jiwa. Padahal, kebersihan hati bukanlah sesuatu yang abstrak—ia bisa diraih melalui pengurangan, bukan penambahan. Empat hal berikut ini, jika dikurangi dengan kesadaran, dapat membuka jalan menuju hati yang lebih jernih dan hidup yang lebih bermakna.]]></summary></entry><entry><title type="html">Peresmian Pojok Statistik Universitas Andalas (UNAND)</title><link href="https://r-stats.github.io/peresmian-pojok-statistik-unand/" rel="alternate" type="text/html" title="Peresmian Pojok Statistik Universitas Andalas (UNAND)" /><published>2025-09-25T00:00:00+00:00</published><updated>2025-09-25T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/peresmian-pojok-statistik-unand</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/peresmian-pojok-statistik-unand/"><![CDATA[<p><strong>Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND)</strong> baru saja diresmikan pada <strong>24 September 2025</strong> di <strong>Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis</strong>, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara <strong>BPS Provinsi Sumatera Barat</strong> dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.</p>

<p><strong>Peresmian Pojok Statistik UNAND</strong> dihadiri langsung oleh <strong>Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi</strong> dan <strong>Kepala BPS RI, Prof. Dr. Amalia Adininggar Widyasanti</strong>, yang juga memberikan kuliah umum bertema <em>“Menelisik Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”</em>.</p>

<p>Peresmian Pojok Statistik UNAND ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk:</p>

<ul>
  <li>Mengakses data statistik resmi BPS.</li>
  <li>Belajar membuat infografis, analisis data, dan publikasi statistik.</li>
  <li>Terlibat dalam kegiatan MBKM seperti magang, KKN tematik, dan MAHA CANTIK.</li>
</ul>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Pojok Statistik di Universitas Andalas (UNAND) baru saja diresmikan pada 24 September 2025 di Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis, Padang. Ini merupakan kolaborasi antara BPS Provinsi Sumatera Barat dan UNAND, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi statistik di kalangan akademisi dan masyarakat.]]></summary></entry><entry><title type="html">Evaluasi Data Harga</title><link href="https://r-stats.github.io/evaluasi-data-harga/" rel="alternate" type="text/html" title="Evaluasi Data Harga" /><published>2025-07-08T00:00:00+00:00</published><updated>2025-07-08T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/evaluasi-data-harga</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/evaluasi-data-harga/"><![CDATA[<p>Evaluasi Data Harga</p>
<ol>
  <li>Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik.</li>
  <li>Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden.</li>
  <li>Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas.</li>
  <li>Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan.</li>
  <li>Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.</li>
</ol>

<p>Tindaklanjut komoditas tidur</p>
<ol>
  <li>Konfirmasi untuk memastikan</li>
  <li>Terutama untuk komoditas yang secara kasat mata harusnya sudah mengalami perubahan harga dibandingkan kondisi tahun 2022</li>
  <li>Sebagai bahan evaluasi petugas</li>
</ol>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Evaluasi Data Harga Semakin banyak data harga yang mewakili suatu komoditas, maka kualitas data IHK komoditas tersebut akan semakin baik. Suatu komoditas disarankan diwakili oleh 3-4 kualitas dan masing-masing kualitas minimal diwakili oleh 3 responden. Berdasarkan poin 2, jumlah data harga pada setiap komoditas minimal diwakili oleh 9 data harga. Kecuali untuk komoditas dengan respoden terbatas, harga yang relatif homogen, atau kualitas yang terbatas. Penambahan responden diutamakan untuk responden yang masih minim dan memiliki bobot yang cukup tinggi terhadap inflasi, misalnya komoditas-komoditas makanan jadi yang disajikan. Penambahan responden disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dapat disiasati dengan pengalihan kualitas pada responden yang selama ini tidak terhitung.]]></summary></entry><entry><title type="html">Laporan Pojok Statistik</title><link href="https://r-stats.github.io/laporan-pojok-statistik-2025-Copy/" rel="alternate" type="text/html" title="Laporan Pojok Statistik" /><published>2025-07-07T00:00:00+00:00</published><updated>2025-07-07T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/laporan-pojok-statistik-2025%20-%20Copy</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/laporan-pojok-statistik-2025-Copy/"><![CDATA[<p>HAl-hal yang perlu disiapkan</p>

<ol>
  <li>Jadwal pembinaan agen
    <ul>
      <li>apakah sama dengan MBKM</li>
      <li>materi pembinaan agen</li>
    </ul>
  </li>
  <li>
    <p>Kunjungan dari BPS sebagai pembina
Sama no 2 dan 3</p>
  </li>
  <li>Jadwal pengawasan/ asistensi/kunjungan ke pojok</li>
</ol>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[HAl-hal yang perlu disiapkan]]></summary></entry><entry><title type="html">Kurangi untuk Kesehatan</title><link href="https://r-stats.github.io/kurangi-untuk-kesehatan/" rel="alternate" type="text/html" title="Kurangi untuk Kesehatan" /><published>2024-04-19T00:00:00+00:00</published><updated>2024-04-19T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/kurangi-untuk-kesehatan</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/kurangi-untuk-kesehatan/"><![CDATA[<p>Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.</p>

<ol>
  <li>Kurangi gula</li>
  <li>Kurang garam</li>
  <li>Kurangi lemak</li>
  <li>Kurangi makan</li>
</ol>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Ada beberapa hal yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kesehatan.]]></summary></entry><entry><title type="html">Blog Tidak Update</title><link href="https://r-stats.github.io/blog-tidak-update/" rel="alternate" type="text/html" title="Blog Tidak Update" /><published>2024-04-18T00:00:00+00:00</published><updated>2024-04-18T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/blog-tidak-update</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/blog-tidak-update/"><![CDATA[<p>Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa <em>update</em>. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di <em>frontend</em> setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut.</p>

<ol>
  <li>Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>pages build and deployment</em> sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul.</li>
  <li>Melakukan <em>update file</em> <code class="language-plaintext highlighter-rouge">index.html</code>. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-<em>update file</em> ini karena saya pikir <em>file</em> dibaca pertama kali saat membaca web.</li>
</ol>

<p>Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.</p>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Hari ini hari blogging kedua, tiba-tiba saja blog ini tidak bisa update. Awalnya saya menambahkan posting singkat di blog ini sebagai uji coba. Namun postingan tersebut tidak muncul juga di frontend setelah beberapa lama menunggu. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut saya coba beberapa langkah berikut. Menunggu satu hingga dua jam setlah upload, hasilnya tetap saja tidak muncul. Melakukan pages build and deployment sesuai informasi yang saya dapat di Google, hasilnya tetap saja updatenya tidak muncul. Melakukan hal-hal yang tidak mengerti lainnnya yang saya baca di Google. Hasilnya tetap tidak muncul. Melakukan update file index.html. Entah kenapa hasil dari langkah ini berhasil, saya meng-update file ini karena saya pikir file dibaca pertama kali saat membaca web. Mungkin besok blog ini memiliki kendala yang lain, tapu ini wajar ketika akan memulai aktivitas blogging. Selain itu blogger biasanya sibuk gonta ganti tema blognya kita baru memulai blogging karena dianggap tidak cocok. Namun saya akan mengurangi aktivitas tersebut karena tema blog ini sudah cocok.]]></summary></entry><entry><title type="html">Mencoba Aktif Blogging Lagi</title><link href="https://r-stats.github.io/mencoba-aktif-blogging-lagi/" rel="alternate" type="text/html" title="Mencoba Aktif Blogging Lagi" /><published>2024-04-17T00:00:00+00:00</published><updated>2024-04-17T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/mencoba-aktif-blogging-lagi</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/mencoba-aktif-blogging-lagi/"><![CDATA[<p>Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya <em>update</em> kembali.</p>

<p>Kutipan bijak berikut ini akan saya jadikan pegangan sebagai awal dimulainya blogging ini :</p>
<blockquote>
  <p>“Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah.” —Lao Tzu</p>
</blockquote>

<h3 id="jekyll">Jekyll</h3>
<p>Blog ini saya buat hari ini. Dibuat menggunakan <a href="https://www.jekyllnow.com/">Jekyll</a>, salah satu CMS statis tanpa <em>database</em>. <em>Hosting</em> blog ini saya tempatkan di <a href="https://github.com/">Github</a>..</p>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Sudah sekian lama saya sudah tidak aktif blogging. Hari ini saya mencoba untuk blogging lagi dengan memposting tulisan ini. Sebenarnya saya tidak tahu tulisan apa yang akan diposting, tapi saya coba untuk tetap membuat tulisan, setidaknya agar ada 1 tulisan yang dapat diposting sehingga blog ini bisa dimulai. Walaupun hanya singkat saja, tulisan ini saya posting saja terlebih dahulu. Mudah-mudahan nanti jika ada kesempatan, tulisan ini bisa saya update kembali.]]></summary></entry><entry><title type="html">Kata Bijak Pegangan Hidup</title><link href="https://r-stats.github.io/kata-bijak/" rel="alternate" type="text/html" title="Kata Bijak Pegangan Hidup" /><published>2014-03-03T00:00:00+00:00</published><updated>2014-03-03T00:00:00+00:00</updated><id>https://r-stats.github.io/kata-bijak</id><content type="html" xml:base="https://r-stats.github.io/kata-bijak/"><![CDATA[<p>Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:</p>

<ol>
  <li>Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan. (Immam Syafe’i)</li>
  <li>Jika kamu tidak berjalan sekarang, maka kamu akan berlari esok hari.</li>
  <li>Jika kamu tidak melakukan yang terbaik maka kamu tidak akan mendapatkan hasil yang terbaik.</li>
  <li>Kerjakan saja dulu, tidak usah dipikirkan hasilnya, nanti juga selesai.</li>
</ol>

<p>Next you can update your site name, avatar and other options using the _config.yml file in the root of your repository (shown below).</p>

<p><img src="/images/config.png" alt="_config.yml" /></p>

<p>The easiest way to make your first post is to edit this one. Go into /_posts/ and update the Hello World markdown file. For more instructions head over to the <a href="https://github.com/barryclark/jekyll-now">Jekyll Now repository</a> on GitHub.</p>]]></content><author><name></name></author><summary type="html"><![CDATA[Kata bijak untuk dijadikan pegangan hidup:]]></summary></entry></feed>